Hari Buruh 2019 + Google Calendar

Hari Buruh 2019

Hari Buruh 2019 jatuh pada hari Rabu, 1 Mei 2019

Peringatan hari buruh selalu diwarnai dengan berbagai aksi dan tradisi. Bagaimana fakta sebenarnya?

Hari buruh lahir dari perjuangan para buruh di abad ke-19 ketika kapitalisme industri menindas mereka. Perlawanan keras dari kalangan pekerja saat itu lantas diperingati sebagai perayaan untuk menyuarakan hak-hak buruh. Secara nasional maupun internasional, peringatan hari buruh jatuh pada tanggal 1 Mei. Setiap tahun, hari besar tersebut dirayakan dengan berbagai acara. Dari mulai rapat, pawai, aksi sosial, hingga demonstrasi.

Mengapa Tanggal 1 Mei Setiap Tahun Ditetapkan Sebagai Hari Buruh?

Ada alasan kuat yang mendasari peringatan hari buruh tanggal 1 Mei setiap tahun. Pertama; ada 400.000 buruh di Negara Amerika Serikat yang melakukan mogok kerja pada tanggal 1 Mei 1886. Mereka menginginkan pengurangan jam kerja, perbaikan lingkungan kerja, serta kenaikan upah. Sejak saat itu, Federation of Organized Trades and Labor Unions menjadikan tanggal 1 Mei sebagai hari perjuangan pekerja seluruh dunia. Tradisi hari buruh tersebut mulai diperingati di Indonesia sejak tahun 1920. Latar belakangnya karena para pekerja di Indonesia merasa ada ketidakadilan, seperti jam kerja berlebihan dan upah di bawah standar.

Semula pemerintah menganggap peringatan hari buruh bisa menyebabkan kerusuhan. Namun, hal tersebut tidak terbukti. Perayaannya berlangsung damai dan aman meski ada demostrasi. Karena itu, pemerintah menetapkan hari buruh sebagai hari libur nasional.

7 Fakta Unik di Balik Peringatan Hari Buruh

Sejarah pertumpahan darah, kekelaman masa lalu, dan demonstrasi tanpa henti selalu mewarnai hari buruh. Inilah tujuh fakta unik di balik peringatan hari buruh yang harus Anda ketahui.

  1. Ada 103 Negara yang Menjadikan Tanggal 1 Mei Sebagai Hari Buruh
    Siapa bilang hanya Indonesia yang rutin merayakan hari buruh? Sekitar 103 negara di seluruh dunia juga menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari libur nasional. Mereka pun memperingatinya dengan berbagai kegiatan.
    Misalnya di Argentina; peringatan hari buruh diadakan sejak tahun 1890. Wilayah pertama yang merayakannya adalah Buenos Aires. Kemudian di Benua Eropa, hari buruh ditetapkan sebagai libur nasional mulai tahun 1933.
  2. Selalu Ada Aksi Buruh di Indonesia Setiap Tanggal 1 Mei
    Beberapa waktu lalu—tepatnya 1 Mei 2018—ribuan massa berkumpul di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Mereka berasal dari berbagai aliansi yang ingin mengisi peringatan hari buruh dengan aksi. Kegiatan ini seolah menjadi ‘tradisi’ wajib bagi para pekerja setiap tanggal 1 Mei.
    Ketika itu, mereka menyuarakan aspirasinya kepada pemerintah. Mewarnai aksi tersebut, muncul kelompok riders yang melakukan konvoi di jalanan. Tidak ketinggalan, spanduk raksasa pun kerap membentang di sepanjang lokasi demonstrasi.
  3. Sekitar 20.000 Orang Melakukan Parade Hari Buruh Pertama di New York
    Jam kerja yang melebihi batas kewajaran dengan upah kecil mendorong 20.000 buruh di New York melakukan parade. Kegiatan ini merupakan yang terbesar dan pertama di Amerika Serikat.
    Parade tersebut terjadi pada tanggal 5 September 1882. Para buruh membawa spanduk yang bertuliskan tuntutan untuk menyeimbangkan jam kerja dan waktu istirahat. Aksi ini pun menjadi motivasi bagi negara-negara bagian lain untuk melakukan hal serupa.
  4. Tanggal 1 Mei Pernah Digunakan Sebagai Perayaan Musim Panas
    Siapa sangka, tanggal 1 Mei tidak hanya diperingati sebagai hari buruh. Orang-orang di dataran Eropa menggunakan momen tersebut untuk menyelenggarakan tradisi Gaelic atau Anglicized Beltaine.
    Mereka merayakannya pada bulan Mei ketika musim panas berlangsung. Peringatan tersebut diwarnai dengan tarian upacara Maypole. Orang-orang diharuskan memakai mahkota bunga selama perayaan.
  5. Pembentukan Serikat Pekerja Dilatari Aksi Mogok Kerja
    Pada tahun 1872, di New Jersey terjadi aksi mogok kerja massal. McGuire—pekerja asal New Jersey—merupakan pelopor aksi tersebut. Ia bersama tim demonstrasi menuntut pengurangan jam kerja dan upah lembur. Sekitar tahun 1881, McGuire memilih tinggal ke Missouri. Ia membentuk persatuan tukang kayu yang disinyalir menjadi cikal bakal serikat pekerja. Gagasan tersebut menyebar dengan cepat ke berbagai kota. Para pekerjanya berlomba-lomba mendirikan organisasi serupa.
  6. Peringatan Hari Buruh di Indonesia Sempat Ditiadakan
    Isu komunisme di Indonesia pada tahun 1960-an memengaruhi banyak hal; termasuk peringatan hari buruh internasional. Presiden Soeharto sempat menghentikan perayaannya karena disinyalir terkait ideologi komunis. Penghapusan peringatan hari buruh tersebut dimulai sejak tanggal 1 Mei 1967.
    Meski hari buruh ditiadakan, pengaruh serikat pekerja masih sangat kuat. Itu sebabnya, pada tanggal 1 Mei 1966 tetap ada perayaan hari buruh. Terlebih diperkuat oleh peran Awaloedin Djamin—yang menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja pertama di masa orde baru.
  7. Berkaitan Erat dengan Sejarah Kelam Tanggal 4 Mei 1886
    Barangkali, revolusi selalu menumpahkan darah manusia. Itulah yang terjadi pada tanggal 4 Mei 1886 ketika aksi melawan kapitalisme di Chicago. Peristiwa tersebut melibatkan ribuan buruh. Mereka turut menyampaikan keinginan dan haknya. Namun, tidak ada yang mengira aksi tersebut diwarnai pertumpahan darah. Pemicunya adalah lemparan bom di tengah kerumunan buruh. Akibatnya, terjadi bentrokan antara buruh dan polisi. Korban terbanyak dari kalangan buruh. Menurut sejarah, tindakan anarkis itu diawali dengan provokasi sejumlah orang. Pemimpinnya adalah Albert Parsons dan August Spies. Mereka menjadi anggota aktif Knights of Labour yang memprovokasi buruh agar mempersenjatai diri.

Demikian beberapa fakta unik dan menarik di balik peringatan hari buruh internasional di Indonesia maupun luar negeri. Sampai saat ini, Hari Buruh 2019 menjadi salah satu hari yang paling dinantikan pekerja di Indonesia. Pasalnya, hari tersebut dianggap sebagai waktu terbaik untuk menyuarakan isi hati para buruh. Semoga bermanfaat dan Selamat Hari Buruh 2019.

Related HariLibur

hari buruh 2020
Hari Buruh 2020
01 Mei 2020