Hari Raya Nyepi 2019 + Google Calendar

hari raya nyepi 2019

Hari Raya Nyepi 2019 – Kamis, 7 Maret 2019

Hari Raya Nyepi 2019 dilakukan dengan serangkaian upacara mulai dari Melasti untuk menyucikan diri hingga pawai ogoh-ogoh atau Tawur Agung.

Indonesia memiliki satu Hari Raya yang berbeda dengan kawasan lain di seluruh dunia. Perayaan itu adalah Nyepi yang dilakukan setahun sekali di Bali dan beberapa daerah lain di Indonesia yang memiliki penduduk mayoritas Hindu. Mereka merayakan Nyepi untuk menyambut tahun baru Saka yang berbeda 78 tahun dengan tahun masehi.

Dalam perayaannya, Nyepi menjadi sesuatu yang khas, bahkan masyarakat dunia pun sampai tertarik dan akhirnya datang ke Bali untuk menikmati suasana Pulau Dewata yang lengang seperti tidak ada penduduknya sama sekali ini.

Informasi lain terkait dengan Hari Raya Nyepi 2019 yang akan dilakukan di Indonesia, simak beberapa ulasan singkat di bawah ini.

Sejarah Perayaan Nyepi

Nyepi adalah perayaan keagamaan yang awalnya berasal dari India. Namun, karena masyarakat di Indonesia memiliki kebudayaan sendiri yang khas, perayaan ini menyesuaikan dengan perilaku masyarakat di masa lalu khususnya saat Hindu mulai datang dan menjadi salah satu agama terbanyak.

Perayaan Nyepi merupakan awal tahun baru Saka yang merupakan penanggalan kalender dari India. Penanggalan ini muncul dari pertikaian panjang dari suku-suku yang ada di kawasan India. Pertikaian yang sengit ini akhirnya memenangkan suku Saka yang menjadi nama dari penanggalan. Hari kemenangan dari suku Saka ini diperingati sebagai tanggal 1 pada permulaan tahun. Permulaan tahun ini digunakan untuk memperingati kebersamaan, kebangkitan, perdamaian, dan juga bersyukur. Nah, wujud dari rasa syukur itu adalah dengan melakukan puasa selama satu hari satu malam.
Perayaan yang awalnya hanya berada di India ini menyebar hingga ke Indonesia khususnya kawasan Bali. Dari sini perayaan Nyepi mulai dilakukan dengan serangkaian upacara sejak sebelum Nyepi hingga pasca Nyepi. Perayaan ini kemungkinan mulai dilakukan pada abad ke-5 dan berkembang hingga abad ke-9 saat kerajaan Hindu tumbuh di Indonesia.

Rangkaian Upacara Perayaan Nyepi

Nyepi memang dirayakan dengan melakukan pati geni, pati karya, pati lelungan, dan pati lelanguan. Maksud dari pati geni adalah tidak menggunakan api dalam bentuk apa pun untuk penerangan atau masak.

Pati karya adalah tidak bekerja dan hanya berdiam diri di rumah untuk bersemadi atau sekadar merenung. Pati lelungan diartikan tidak bepergian. Terakhir, pati lelanguan diartikan sebagai berhenti bersenang-senang.

Selain melakukan aneka pati di atas, masyarakat juga melakukan serangkaian upacara di bawah ini.

  1. Upacara Melasti
    Upacara Melasti dilakukan dengan menyucikan diri sebelum menyambut Nyepi yang merupakan tahun baru Saka. Upacara ini dilakukan dengan menyucikan diri seperti mandi di beberapa sumber air, petirtaan, sungai, atau laut. Tempat air yang disucikan biasanya digunakan untuk menyucikan diri.
    Upacara ini mungkin mirip dengan tradisi mandi sebelum Puasa atau sebelum Lebaran di kalangan masyarakat Islam. Yang membedakan mungkin beberapa umat Hindu juga mengambil tirta atau air dari berbagai sumber untuk menyuci diri dan juga hal-hal yang bersifat duniawi.
  2. Pemujaan
    Setelah menyucikan diri di petirtaan atau laut, masyarakat Hindu akan berkumpul di Pura atau Balai Agung yang ada di daerahnya. Penyucian akan dilakukan lagi oleh pemangku agama dengan mencipratkan air suci yang diambil dari mata air atau beberapa mata air yang dianggap suci.
    Upacara ini juga dilanjutkan dengan aneka doa-doa sebelum berlanjut ke upacara lanjutan dan memulai Nyepi di dalam rumah masing-masing.
  3. Tawur Agung
    Tawur Agung adalah rangkaian upacara yang dinanti oleh banyak orang, termasuk masyarakat non Hindu. Pada perayaan ini, masyarakat Hindu per desa atau daerah sering membuat boneka raksasa besar yang sering disebut ogoh-ogoh. Boneka ini adalah simbol kejahatan dan butuh disucikan.
    Di beberapa daerah pawai ogoh-ogoh ini menjadi acara wajib yang diikuti oleh banyak peserta. Perayaan ini digunakan untuk ajang kreativitas sebelum melakukan aneka puasa esok harinya.
  4. Nyepi
    Nyepi adalah acara utama dari rangkaian upacara Melasti hingga Tawur Agung. Pada perayaan ini masyarakat akan lebih banyak di rumah sejak pukul 06.00 hingga 06.00 pagi esok harinya. Pada perayaan nyepi ini pemeluk Hindu tidak akan menyalakan api, bersenang-senang, bepergian, dan lebih banyak di rumah.
  5. Ngembak Geni
    Pasca Hari Raya Nyepi, masyarakat Hindu akan mengunjungi rumah saudara atau tetangga sekitar. Tidak ubahnya Idul Fitri atau Natal akan ada banyak hidangan kue dan makanan di rumah untuk dinikmati bersama-sama dengan banyak orang.

Tradisi Nyepi di Seluruh Indonesia

Nyepi memang selalu identik dan dianggap eksklusif dengan Bali, tapi perayaannya juga dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Berikut beberapa tradisi Nyepi di berbagai daerah di Indonesia.

  • Tawur Kasanga di Banten
    Tawur Kasanga secara isi mirip sekali dengan Tawur Agung dalam rangkaian Nyepi yang diadakan di Bali. Setiap banjar di Banten akan membawa satu ogoh-ogoh dengan desain khusus dan unik. Boneka raksasa ini akan diajak berpawai di depan banyak sekali masyarakat. Acara Tawur Kesanga ini diadakan di Pura Eka Wira Anantha.
  • Pawai Ogoh-Ogoh di Blitar
    Blitar juga memiliki pawai ogoh-ogoh yang biasanya dilakukan seperti layaknya karnaval. Tidak hanya ada boneka raksasa saja, pertunjukan seni khas Jawa juga ditampilkan di sepanjang jalan sehingga menarik banyak masyarakat datang.
  • Upacara Melasti di Pura Wira Loka, Jawa Barat
    Upacara Melasti juga dilakukan secara besar-besaran di Pura Wira Loka. Biasanya masyarakat Hindu dari berbagai daerah di Jawa Barat datang ke sini untuk menyucikan diri sebelum menyambut nyepi esok harinya.

Demikianlah ulasan singkat tentang perayaan Hari Raya Nyepi 2019 yang dilakukan di Indonesia. Selamat Hari Raya Nyepi 2019 Selamat Tahun Baru Saka!

Related HariLibur

hari raya nyepi 2019
Hari Raya Nyepi 2018
17 Mar 2018