Idul Adha 2019 + Google Calendar

Idul Adha 2019

Idul Adha 2019 jatuh pada hari Senin, 12 Agustus 2019

Idul Adha 2019 jadi momen penting umat Islam di Indonesia. Mereka berlomba-lomba menyembelih hewan kurban dan ada pula banyak tradisi unik.

Hari libur untuk perayaan Idul Adha di tahun 2019 bakal berlangsung tanggal 12 Agustus. Penetapan hari libur tersebut pun tidak berjauhan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus. Masyarakat Indonesia pun menyambut kedatangan hari libur ini dengan berbagai tradisi yang unik, khususnya dilakukan oleh umat Islam.
Dalam setiap perayaan Idul Adha, masyarakat berlomba-lomba untuk menyembelih hewan kurban. Ada berbagai jenis hewan kurban yang kerap disembelih pada perayaan ini, termasuk di antaranya adalah kerbau, sapi, kambing, serta domba. Pada kesempatan hari raya ini, masyarakat pun kerap menjumpai hewan kurban dengan ukuran raksasa yang harganya mencapai ratusan juta rupiah.

Hari Perayaan Idul Adha Berbeda untuk Setiap Tahun

Dalam setiap perayaannya, Idul Adha dari tahun ke tahun memang jatuh pada tanggal yang berbeda. Hal ini karena perayaan hari raya ini menggunakan penanggalan Hijriah, bukan Masehi. Secara umum, terdapat selisih sekitar 11 hari. Oleh karena itu, tidak heran kalau pada tahun 2018 hari raya ini jatuh pada tanggal 22 Agustus, maka pada tahun 2019, jatuh pada tanggal 12 Agustus.
Perlu juga diketahui, selisih antara Hijriah dan Masehi tidak selalu sama untuk setiap tahunnya. Alasannya adalah, karena penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah dilakukan dengan melihat siklus sinodik bulan. Di sisi lain, siklus sinodik ini bervariasi untuk setiap bulannya. Ada kalanya satu bulan berlangsung selama 29 hari, tapi ada pula yang 30 hari.
Siklus sinodik bulan mengalami perbedaan dari waktu ke waktu karena dipengaruhi oleh posisi bulan, matahari, serta bumi. Bulan pada penanggalan Hijriah bisa mencapai 30 hari ketika bulan baru berada pada titik apooge yang merupakan titik terjauh antara bumi dengan bulan. Di waktu yang sama, bumi berada pada jarak terdekat dengan matahari (perihelion).
Kondisi sebaliknya terjadi ketika bulan pada penanggalan hijriah berlangsung selama 29 hari. Pada kondisi ini, bulan baru ada pada titik perige yang merupakan titik dengan jarak terdekat antara bumi dengan bulan. Sementara itu, jarak antara bumi dengan matahari berada pada titik paling jauh (aphelion).
Dalam penanggalan Hijriah, Idul Adha yang juga kerap disebut dengan nama Hari Raya Kurban jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Perayaan hari tersebut berselisih 70 hari setelah Idul Fitri. Pada setiap perayaannya, Hari Raya Kurban juga disertai dengan Hari Tasyrik yang menjadi waktu haram berpuasa bagi Umat Islam.

Sejarah Hari Raya Idul Adha

Perayaan Idul Adha dilakukan oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia karena mengikuti perintah Allah SWT yang termuat dalam kitab suci Alquran. Pada hari raya ini, Nabi Ibrahim As mendapatkan ujian yang sangat besar dari Allah SWT. Saat itu, dia mendapatkan perintah untuk menyembelih putra satu-satunya, yakni Nabi Ismail As.
Meski terlihat sangat memberatkan, apalagi Nabi Ibrahim begitu mencintai Nabi Ismail, perintah tersebut tetap dijalankannya. Namun, sebuah keajaiban terjadi di tengah-tengah peristiwa penyembelihan ini. Allah SWT menggantikan tubuh Nabi Ismail yang akan disembelih dengan seekor kambing yang berukuran besar. Di waktu yang sama, turunlah perintah untuk melaksanakan ibadah kurban kepada umat Islam.

Tradisi Unik Perayaan Idul Adha di Berbagai Daerah di Indonesia

Sebagai negara dengan penduduk beragama Islam terbesar dunia, tidak heran kalau perayaan Idul Adha dilakukan dengan sangat meriah di Indonesia. Masyarakat tidak hanya merayakan hari raya ini dengan cara menyembelih hewan kurban. Ada pula beberapa perayaan unik yang hanya dilaksanakan setiap hari raya kurban. Berikut ini adalah 5 perayaan unik hari raya kurban di berbagai daerah di Indonesia:

  • Grebeg Gunungan di Yogyakarta
    Tradisi yang pertama adalah Grebeg Gunungan yang dilakukan oleh masyarakat Yogyakarta. Pelaksanaan tradisi ini dilakukan dengan membawa gunungan yang berisi beragam jenis makanan serta hasil bumi, yang berasal dari keraton menuju ke masjid. Acara dilakukan dengan pembacaan doa yang kemudian dilanjutkan dengan perebutan makanan yang ada di gunungan oleh masyarakat.
  • Mepe kasur di Banyuwangi
    Saat Anda mendatangi Kota Banyuwangi ketika Idul Adha, akan ada pemandangan unik di sana. Pemandangan unik itu adalah kegiatan menjemur kasur yang dilakukan serentak di pagi hari oleh masyarakat setempat. Masyarakat percaya, tradisi ini merupakan cara untuk memberi penghormatan dengan datangnya bulan Dzulhijjah.
  • Apitan di Semarang
    Tradisi mirip Grebeg Gunungan juga dilakukan oleh masyarakat Semarang, disebut dengan nama Apitan. Dalam kegiatan ini, masyarakat berbondon-bondong membawa iring-iringan beragam jenis makanan yang merupakan hasil bumi, seperti beras, jagung, tobat, dan sebagainya. Setelah dilakukan pembacaan doa, masyarakat pun beramai-ramai berebut makanan. Mereka percaya bahwa Apitan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME.
  • Manten Sapi di Pasuruan
    Masyarakat Pasuruan memperlakukan para sapi yang bakal dikurbankan dengan cara yang spesial. Mereka mendandani sapi-sapi tersebut dengan berbagai cara, di antaranya adalah dengan memberi kalung bunga tujuh rupa, memakaikan kain kafan, sorban, serta sajadah. Sapi-sapi yang akan dikurbankan itu diarak menuju ke masjid dan setelah disembelih, masyarakat akan datang berbondong-bondong untuk makan bersama.
  • Kaul Negeri dan Abda’u di Maluku
    Terakhir, ada tradisi unik yang dilakukan oleh warga Negeri Tuleha Maluku Tengah. Setelah pelaksanaan salat Idul Adha, mereka melakukan acara yang disebut Kaul Negeri dan Abda’u. Kaul Negeri dilakukan dengan cara menggendong 3 ekor kambing menggunakan kain dan mengaraknya keliling desa diiringi dengan alunan takbir. Sementara itu, Abda’u dilaksanakan dengan cara berebut bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh para pemuda.

Demikianlah artikel sekilas mengenai Idul Adha 2019, salah satu hari raya umat Islam yang menjadi salah satu hari libur di Indonesia. Semoga bermanfaat dan selamat merayakan Idul Adha 2019 bagi Anda yang merayakan.

Related HariLibur

Hari Raya Idul Adha