Maulid Nabi 2019 + Google Calendar

Maulid Nabi 2019

Maulid Nabi 2019 jatuh pada hari Sabtu, 9 November 2019

Hari libur merayakan Maulid Nabi jadi momen membangkitkan semangat menjalankan ibadah bagi umat Islam.

Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu hari libur yang begitu ramai disambut kedatangannya di Indonesia. Pada hari ini, umat Islam di Indonesia merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai cara. Hal itu dilakukan sebagai wujud rasa gembira dan syukur atas kedatangan Nabi Muhammad SAW yang merupakan sosok penyelamat bagi Umat Islam.
Maulid Nabi merupakan perayaan atas peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Di Indonesia, Hari Kelahiran Nabi Muhammad merupakan salah satu hari libur nasional yang berlaku secara serentak. Pada tahun 2019, perayaan Maulid jatuh pada tanggal 9 November.

Kontroversi Jatuhnya Tanggal Maulid Nabi Muhammad SAW

Terkait hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, sejatinya terdapat berbagai perbedaan pendapat di kalangan ahli sejarah. Alasannya, karena tanggal kelahiran Nabi Muhammad tidak tercatat secara jelas. Apalagi, sistem kalender Islam, yakni kalender Hijriyah, muncul 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.
Dalam berbagai risalah, disebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Banyak yang berselisih pendapat terkait tanggal ini. Banyak ahli sejarah yang menyatakan bahwa peristiwa Tahun Gajah bertepatan dengan Tahun 570 Masehi. Ada pula yang mengatakan bahwa peristiwa kelahiran Nabi Muhammad berselang 15 tahun setelah Tahun Gajah. Ada pula yang beranggapan bahwa ada selisih beberapa hari atau beberapa bulan setelah peristiwa Tahun Gajah.
Kontroversi kelahiran Nabi Muhammad masih belum berhenti di situ. Para ahli sejarah juga mempertanyakan tanggal kelahirannya. Kenapa harus 12 Rabiul Awal? Apalagi, ada pula yang beranggapan kalau Nabi Muhammad dilahirkan tidak di bulan Rabiul Awal, melainkan Ramadhan. Ada pula yang berpendapat bahwa bulan kelahiran Rasulullah adalah Muharram, Safar, serta Rajab. Hanya saja, dari sekian banyak pendapat, pendapat yang mayoritas adalah pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Secara Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Dalam beragam riwayat, tidak pernah ada catatan mengenai adanya perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, baik ketika beliau masih hidup ataupun perayaan yang dilakukan oleh para sahabat. Kalaupun ada, perayaan itu dilakukan dengan cara berpuasa setiap hari Senin.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW baru terjadi pada masa Khalifah Salahuddin Al-Ayyubi. Salahuddin dikenal sebagai jenderal besar yang memimpin pasukan Islam dalam Perang Salib. Pada tahun 1185 Masehi atau 580 Hijriyah, Salahuddin mengadakan sayembara menulis riwayat Nabi Muhammad lewat syair yang indah. Akhirnya, sayembara ini dimenangkan oleh Syaikh Ja’far Al-Barzanji dengan syairnya yang kini banyak dilantunkan oleh umat Islam di desa-desa, disebut salawat Barzanji.
Berkat adanya perayaan ini, umat Islam mendapatkan semangat yang menggelora. Pertarungan dalam Perang Salib pun akhirnya bisa dimenangkan oleh pasukan yang dipimpin oleh Salahuddin. Kota Yerussalem yang di dalamnya terdapat Masjid Al-Aqsa yang sempat dikuasai oleh bangsa Eropa, bisa direbut kembali oleh umat Islam.
Pada versi sejarah yang lain, disebutkan bahwa Salahuddin bukanlah orang yang pertama kalinya merayakan Maulid Nabi. Mufti Mesir, Syaikh Bakhit Al-Muti’iy mengungkapkan bahwa perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad ini pertama kali dilakukan oleh khalifah dari Dinasti Fatimiyah pada tahun 362 Hijriah.

Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Berbagai Negara

Tradisi merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad yang telah berlangsung sejak zaman dahulu masih berlangsung hingga sekarang. Perayaan hari besar ini tidak hanya dilangsungkan di Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak dunia. Namun, berbagai negara juga punya kebiasaan melakukan perayaan serupa.

  • Perayaan Maulid di Indonesia
    Perayaan Hari Kelahiran Nabi Muhammad di Indonesia dilakukan dengan acara yang meriah. Tak jarang masyarakat mengadakan acara kirab budaya yang mengikutsertakan anak-anak serta orang dewasa. Selain itu, biasanya perayaan Maulid Nabi dilanjutkan dengan acara pengajian yang menjadi momen umat Islam untuk mendengarkan sejarah perjalanan Nabi Muhammad dan para sahabat.
  • Perayaan Maulid di Pakistan
    Pakistan yang juga merupakan negara dengan penduduk mayoritas muslim melakukan perayaan serupa. Di negara ini, perayaan Maulid dilakukan dengan mengibarkan bendera di berbagai penjuru. Selain itu, pada pagi hari, Pemerintah Pakistan menembakkan meriam sebanyak 31 kali di Ibu Kota Islam Abad dan 21 kali di ibu kota provinsi. Penembakan meriam itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW.
  • Perayaan Maulid di India
    India yang merupakan tetangga dari Pakistan memang bukan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Namun, perayaan Maulid di sini begitu kental. Cara mereka merayakannya cukup sederhana, dengan melakukan pemutaran film-film religi pada tanggal 11 serta 12 Rabiul Awal. Selain itu, peringatan ini kemudian dilanjutkan dengan pameran barang-barang peninggalan Rasulullah selepas salat subuh.
  • Perayaan Maulid di Rusia
    Rusia yang bukan merupakan negara muslim juga turut menjadi negara dengan tradisi merayakan Maulid. Di negara ini, biasanya diadakan festival yang bertujuan untuk menyebarkan syiar Islam dan sebagai sarana mengenalkan agama Islam kepada para nonmuslim. Acara ini dilakukan dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran, pengenalan kitab keislaman, serta qasidah pujian Nabi Muhammad SAW.
  • Perayaan Maulid di Brunei Darussalam
    Negara tetangga, Brunei Darussalam juga menjadi negara yang secara rutin merayakan Maulid. Perayaan dilakukan dengan meriah, dipimpin secara langsung oleh Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolqiah. Dalam acara itu, rombongan sultan akan menyusuri Ibu Kota Brunei, Bandar Seri Begawan dengan perjalanan sejauh 4,3 km yang kemudian diikuti oleh masyarakat awam.

Itulah sekilas informasi terkait hari raya Maulid Nabi 2019 di Indonesia yang bertujuan untuk merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga bermanfaat dan selamat merayakan Maulid Nabi 2019 bagi Anda yang merayakan.